INFORMASI SEPUTAR MANAGEMEN JASA KONSTRUKSI LAINNYA UNTUK YANG ANDA TELAH BERGABUNG DI PADI UMKM

INFORMASI SEPUTAR MANAGEMEN JASA KONSTRUKSI LAINNYA UNTUK YANG ANDA TELAH BERGABUNG DI PADI UMKM

Informasi lanjutan untuk Anda yang telah bergabung di PaDi UMKM apakah Anda sudah mengerti pentingnya Manajemen konstruksi dalam jasa konstruksi bangunan? Managemen konstruksi di jasa konstruksi bangunan akan selalu melibatkan banyak proses dan juga persyaratan. Hal ini adalah fondasi penting untuk setiap proyek pembangunan dan jasa konstruksi bangunan sekaligus sebagai kunci keberhasilan suatu proyek pembangunan. Berikut ini informasi lainnya yang tak kalah penting.

Fungsi Utama Manajemen Konstruksi di dalam jasa konstruksi bangunan adalah Setiap proyek konstruksi dalam jasa konstruksi bangunan tentunya mempunyai tujuan tertentu yang ingin diraih. Namun, tujuan ini sering kali menjadi tumpang tindih. Pada kasus seperti ini, maka pihak manajer konstruksi di dalam jasa konstruksi bangunan harus mempunyai strategi yang tepat. Mereka harus bisa memberikan penjelasan yang tepat pada setiap pemangku kepentingan untuk bisa mencegah adanya perselisihan yang bisa menghambat kelancaran proyek. Yaitu :

Pertama, Menerapkan tujuan dan juga ruang lingkup proyek secara jelas. Hal ini juga mencakup pengaturan jadwal, menetapkan standar kerja, melakukan penganggaran biaya, dan juga memilih para pekerja. Kedua, Melakukan peningkatan alokasi sumber daya dengan cara memperbaiki proses pengadaan dan juga pengelolaan peralatan. Ketiga, Menjalankan berbagai tugas operasional sebagai suatu hasil dari koordinasi dan melakukan pemantauan efektif dari seluruh proses, seperti desain, kontrak, perencanaan, dll. Selanjutnya Membangun suatu saluran komunikasi yang kuat agar bisa menghindari ataupun menyelesaikan konflik yang ada di proyek.

Berikutnya Langkah-Langkah Memenangkan Proyek Konstruksi pada jasa konstruksi bangunan adalah Proses penawaran atau bidding memerlukan waktu yang panjang dan juga menantang. Indikator yang bisa memengaruhi kesulitan proses penawaran ini adalah karena adanya jumlah total kontraktor yang mengajukan penawaran dalam proyek pengerjaan jasa konstruksi bangunan tersebut. proses ini bisa dimulai saat pemilik proyek memberikan informasi terkait proyek dengan kontraktor dan juga subkontraktor guna memperoleh penawaran.

Pertama, estimasi biaya harus dibuat dengan berdasarkan desain proyek. Sehingga, pihak klien akan mempunyai gambaran terkait anggaran yang diperlukan oleh kontraktor umum untuk bisa melakukan proyek. Terdapat dua macam penawaran yang bisa diantisipasi oleh pihak kontraktor, yaitu:

Pertama, Penawaran terbuka: umumnya lebih mampu menarik perhatian dan sangat umum dalam hal proyek konstruksi public di jasa konstruksi bangunan. Dalam suatu penawaran proyek terbuka, setiap kontraktor mempunyai kesempatan yang sama dalam mengajukan penawaran. Selanjutnya, Penawaran tertutup: umumnya kerap kali digunakan oleh proyek-proyek swasta. Dalam hal ini, pihak klien bisa mengundang tim kontraktor tertentu untuk melakukan dan juga mengajukan penawaran. Setelah pemilik proyek menerima penawaran dari kontraktor pada jasa konstruksi bangunan, umumnya mereka akan memutuskan pemenang dengan berdasarkan tiga hal utama, yaitu harga penawaran, nilai, dan juga kualifikasi kontraktor. Lalu, setelah kontraktor sudah terpilih, maka setiap pihak harus bisa menemukan model pembayaran yang sesuai dengan proyek yang akan dikerjakan. Setidaknya ada tiga jenis model pembayaran yang bisa dipilih, yaitu lumpsum, harga satuan dan juga harga plus jasa.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *