Rute Perdagangan Berdampak Pada Pertumbuhan Logistics Aggregator di Indonesia

Rute Perdagangan Berdampak Pada Pertumbuhan Logistics Aggregator di Indonesia

Gaya hidup yang semakin berubah seiring berjalannya waktu, terutama dalam hal berbelanja membuat bisnis online menjadi semakin naik daun. Banyaknya berbagai toko online yang tersebar luar di seluruh penjuru dunia ini juga diikuti dengan berkembangnya penyedia jasa logistic (logistics aggregator) dengan persaingan yang cukup kompetitif.
Hal ini dibenarkan pada laporan Frost & Sullivan yang menyebutkan bahwa rute perdagangan baru dan e-commerce memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan industry transportasi dan logistics aggregator. Bahkan lembaga ini telah memperkirakan bahwa industry logistic di Indonesia akan tumbuh dengan cepat mencapai 6,5% hingga pada tahun 2022.
Janesh Janardhanan selaku Direktur Konsultas Transportasi & Logistik pada Lembaga Riset Frost & Sullivan mengemukakan bahwa pertumbuhan e-commerce dipengaruhi oleh teknologi serta ekspektasi konsumen terhadap model bisnis yang inovatif dalam layanan logistic. “Jenis kolaborasi baru akan muncul dari inovasi model bisnis di pasar logistik Indonesia. Kolaborasi ini akan dipengaruhi oleh gagasan akan pertumbuhan industry yang disusun dalam rencana pembangunan nasional,” ujar Janesh.
Selain itu, Darmin selaku Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia menjelaskan bahwa dengan situasi perdagangan online yang semakin meningkat ini, Indonesia membutuhkan anak-anak muda yang mampu melahirkan dan mewujudkan konsep logistics aggregator menggunakan teknologi yang modern sehingga bisa menghasilkan inovasi-inovasi yang cukup menjanjikan.
Dalam Acara Rapat Kerja Kementerian Perdagangan, Darmin berkata “Kita perlu melahirkan kelompok anak muda untuk mewujudkan bisnis aggregator, dengan begitu mereka pasti bisa mengefisienkan logistic kita dan jaringan perdagangan kita,”.
Di kesempatan yang sama Thomas Trikasih Lembong selaku Menteri Perdagangan menambahkan salah satu konsep dalam mewujudkan bisnis aggregator tersebut adalah dengan cara menggunakan apikasi mobile atau online yang bisa diakses di berbagai marketplace. Dengan kata lain, para pemasok dan pengguna akan bertemu dalam suatu wadah yang sama untuk melangsungkan bisnis e-commercenya dengan harapan bisa menciptakan transparansi secara langsung.
Dengan demikian, pertumbuhan perdagangan online yang semakin meningkat ini menimbulkan banyak perusahaan rintisan (start up) dalam sektor logistic, di mana mereka belomba-lomba untuk mengembangkan layanan aplikasi logistic yang menawarkan kecepatan dan efisiensi, termasuk yang dilakukan oleh perusahaan Haistar.
Haistar merupakan salah satu perusahaan solusi e-logistic yang menyediakan layanan fulfillment yaitu sebuah kegiatan pemenuhan logistic yang dilakukan untuk para pelaku usaha atau bisnis online. Layanan ini akan membantu mereka dalam masalah penyimpanan, pemilihan barang, pengemasan, hingga pengiriman barang melalui kurir / ekspedisi. Keberadaan layanan ini tentunya sangat membantu para pemilik usaha agar bisa menjadi lebih fokus terhadap penjualan produk, maupun pengembangan bisnis atau usahanya. Jadi, kalian tidak perlu khawatir lagi terhadap seluruh aktivitas operasional di sektor logistic karena Haistar akan menjadi partner terbaik kalian.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *